Kamis, 16 Juni 2016 20:27 WIB

Rokok

Oleh biglanang

Mbah Mus yang saya hormati, panjenengan seandainya berhenti merokok bisa atau tidak ya? Mohon maaf Mbah Mus kan sebagai ulama menjadi teladan bagi generasi muda, saya yakin Mbah Mus ingin melihat generasi muda hidup sehat tanpa rokok, apalagi jika Mbah Mus dalam dakwahnya atau puisinya mau mengkampanyekan hidup sehat tanpa rokok. 


Mohon maaf mbah jika pertanyaan saya sangat tidak sopan, terima kasih mbah sudah bersedia membaca.

Manado, 16 juni 2016 Al Fakir Biglanang

Jawaban

Sudah lama (sekitar 9 tahunan) saya berhenti merokok. Dan pendapat saya tetap: hukum merokok itu khilaf. Bacalah kitab tentang Kopi dan Rokok karangan Al-Allamah Syeikh Ihsan Al-Jampesi. Kayaknya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Dari kalangan ahli tembakau pun terdapat khilaf. Ada yang mengatakan madharat ada yang mengatakan tidak. Hanya saja yang berkampanye madharat lebih kuat karena disponsori orang barat yang kuat. Bukti kekuatan kampanye itu antara lain pertanyaanmu ini. :-)