Minggu, 19 Februari 2017 10:43 WIB

Innalillah, Kiai Nafi’ Wafat



Gusmus.net- KH A Mustofa Bisri mengucapkan duka cita atas wafatnya KH Nafi’ Abdillah. Menurutnya, Kiai Nafi adalah kiai yang sebenarnya.

Inna liLlahi wainna ilaiHi rajiun. Kembali kita kehilangan orang baik, kiai yang sebenarnya kiai. Kiai Nafi’ Abdullah, khalifahnya Allahu yarham Mbah Abdullah Salam dalam berakhlak dan mengasuh pondok dan penggantinya Kiai Sahal Mahfudz dalam ketertiban berfikir dan memimpin Perguruan Mathali’ Kajen,” tulis Gus Mus.

Lebih lanjut, Gus Mus mendoakan almarhum. “Allahummagfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu waj’aliljannata matswah. Alfatihah,” lanjut Gus Mus.

Direktur Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Kajen Pati  KH Nafi Abdillah atau biasa dipanggil Abah Nafi diberitakan wafat di Turki pada Ahad (19/2) pagi ini.

Menurut Ka Bas, Mahasiswa Indonesia yang sedang studi di Turki yang ikut membantu rombongan Abah Nafi, Pengasuh Pondok Pesantren Al Husna tersebut dirawat di RSUD Bakırköy İstanbul sebelum wafat.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un telah berpulang ke Rahmatullah KH Ahmad Nafi' Abdillah Kajen Pati, pukul 00:30 waktu İstanbul (di RSUD Bakırköy İstanbul). Mohon doanya, Al-Fatihah,” tulis Ka Bas di Facebooknya.

Di grup-grup Whatsapp juga ramai tentang wafatnya Abah Nafi’ tersebut. Ada yang mempertanyakan kevalidan berita tersebut. Namun kemudian, KH Ahmad Nadzif Abdul Mujib, menantu Abah Nafi’, memastikan bahwa berita tersebut benar.

“Innalillahi wa inna ilaihi Rojiun. Kak Rozak sampun MEMASTIKAN DI DEPAN JENAZAH ABAH (Nafi’),” tulis Gus Nadzif di salah satu grup Whatsapp setelah menanyakan langsung kepada KH Abdul Rozak, menantu Abah Nafi’ dari putri pertama, yang ikut rombongan di Turki.

Direktur Mathali’ul Falah tersebut wafat di Turki setelah menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci Mekkah.

KH Nafi Abdillah dikenal sebagai kiai yang ahli dalam ilmu ushu fikih dan juga sebagai seorang mursyid tarekat. Lahu Al Fatihah (AMR)